Janji Ditepati, BP Batam Gratiskan Rumah Relokasi dan Perluas Pembangunan 1.000 Unit di Tanjung Banon

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barelangnews.com – BATAM – Kabar gembira datang bagi warga Tanjung Banon. Kepala BP Batam Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala Li Claudia Chandra, resmi menegaskan bahwa seluruh selisih biaya pembangunan rumah relokasi akan dikembalikan kepada warga. Dengan demikian, rumah yang sebelumnya dibebankan tambahan biaya hingga Rp130 juta kini sepenuhnya digratiskan.

Langkah ini disampaikan langsung oleh Amsakar dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 BP Batam di kawasan perumahan Tanjung Banon, Sabtu (25/10/2025).

“Sudah kami tetapkan dalam surat keputusan. Kalau ada selisih biaya, semuanya dikembalikan. Tidak ada lagi angka yang menggantung,” tegas Amsakar di hadapan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Asep SyafruddinKapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, jajaran Forkopimda Kepri dan Kota BatamPj Sekda Kota Batam FirmansyahKetua BAZNAS Kota Batam, serta Direktur Utama PLN Batam dan sejumlah instansi vertikal lainnya.

BP Batam Berpihak pada Masyarakat

Menurut Amsakar, keputusan penghapusan biaya tambahan tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan BP Batam terhadap masyarakat kecil.

“Ini bukan sekadar janji, tapi komitmen kami agar masyarakat tidak terbebani lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, warga masih menghadapi perbedaan antara nilai ganti rugi dan biaya pembangunan rumah di lokasi relokasi. Namun kini, seluruh selisih dihapuskan.

“Mulai hari ini, tidak ada lagi biaya tambahan. Warga benar-benar gratis, sebagaimana janji kita,” tegas Amsakar.

Pembangunan Rumah Diperluas Jadi 1.000 Unit

Selain menggratiskan rumah relokasi, BP Batam juga memperluas pembangunan rumah layak huni dari 500 unit menjadi 1.000 unit, menyesuaikan dengan aspirasi masyarakat.

“Kita bangun sesuai kebutuhan warga agar mereka merasa memiliki. Pembangunan bukan sekadar infrastruktur, tapi tentang keadilan dan kebersamaan,” jelas Amsakar.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap program pengembangan kawasan baru, termasuk proyek Tanjung Banon dan Rempang Eco-City.

“Kami ingin masyarakat merasa yakin bahwa pemerintah hadir untuk melindungi mereka,” tambahnya.

Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga relokasi, BP Batam menghadirkan layanan pengobatan gratis yang melibatkan tujuh dokter spesialis — meliputi jantung, saraf, bedah, anak, dan penyakit dalam — serta dokter umum.

Baca Juga:  POLDA KEPRI BERSAMA PEMKO BATAM LAUNCHING KURIKULUM PENDIDIKAN LALU LINTAS SEJAK DINI

Kegiatan Hari Bakti BP Batam ke-54 juga dirangkaikan dengan bazar UMKM, khitanan massal, pembagian 1.500 paket sembako, dan 3.000 kacamata baca gratis.

“Hari jadi ini bukan seremoni, tapi refleksi agar BP Batam semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Amsakar.

Dukungan Pusat dan Pembangunan Berkeadilan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan apresiasi atas langkah humanis BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar dan Li Claudia.

“Kebijakan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkeadilan dan berpihak pada masyarakat. Saatnya berpihak kepada warga — tidak boleh ada yang dirugikan,” ujarnya.

Iftitah menegaskan bahwa program relokasi seperti di Tanjung Banon harus menjadi contoh sinergi pusat dan daerah dengan pendekatan yang humanis.

“Transmigrasi modern bukan hanya memindahkan penduduk, tapi membangun kawasan baru yang layak huni, dengan fasilitas lengkap dan masyarakat yang berdaya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi besar Batam sebagai pusat industri dan maritim nasional.

“Dengan infrastruktur lengkap dan kedalaman laut yang ideal, Batam memiliki posisi strategis di kawasan,” tutup Iftitah.

Menuju Batam Maju dan Inklusif

Kebijakan ini menegaskan arah baru BP Batam dalam mengelola kawasan dengan pendekatan berkeadilan sosial dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Momentum HUT ke-54 BP Batam menjadi bukti bahwa lembaga tersebut tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga pembangunan manusia dan kemanusiaan.

“Kami ingin membangun Batam yang maju, tapi juga berkeadilan. Karena pembangunan sejati harus menghadirkan kebahagiaan bagi semua,” pungkas Amsakar.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel barelangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang
Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara
Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi
Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam
Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab
Milad ke-79, HMI Tanjungpinang-Bintan Tebar Al-Qur’an untuk Siswa SD hingga SMA
Pembersihan Limbah B3 LCT MGS Terus Berjalan, Tim Ahli Lingkungan Turun ke Batam
Krisis Air Batam: IMM Kepri Tegaskan Deforestasi Ilegal Harus Ditindak, Bukan Sekadar Sholat Minta Hujan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:31 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:49 WIB

Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:10 WIB

Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Berita Terbaru