Ratusan PMI Bermasalah Tiba di Batam, Pendampingan Menyeluruh Digelar Gugus Tugas TPPO

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barelangnews.com – BATAM — Gugus Tugas Daerah Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Provinsi Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi Warga Negara Indonesia, khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari luar negeri akibat persoalan ketenagakerjaan maupun dugaan perdagangan orang, Jumat (14/11/2025).

Proses pemulangan berlangsung pada Kamis (13/11/2025) di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam.

Sebanyak 302 PMI yang sebelumnya menjalani proses deportasi di Depot Imigrasi Pertahanan Malaysia tiba di Batam dan langsung mendapatkan layanan terpadu dari instansi yang tergabung dalam Gugus Tugas TPPO Kepri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran tim lintas sektor ini memastikan pemulangan berjalan aman, tertib, serta mengedepankan aspek kemanusiaan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan.

Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan Inspektorat I Kementerian P2MI, Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol Imam Riyadi, S.I.K., M.H., Analis Tenaga Kerja Qistina, perwakilan Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi KP2MI Theresa Gultom, Psikolog HIMPSI Kepri, serta tim dari Bagian Psikologi Ro SDM Polda Kepri dan Biddokkes Polda Kepri.

Pemeriksaan Kesehatan dan Pendampingan Psikologis

Setibanya di pelabuhan, seluruh PMI langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Biddokkes Polda Kepri. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para pekerja migran tetap baik setelah melalui proses pemindahan dan perjalanan panjang.

Tidak hanya layanan medis, dukungan psikologis juga menjadi bagian penting dalam penanganan. Tim Psikologi Ro SDM Polda Kepri bersama HIMPSI Kepri memberikan trauma healing guna membantu para PMI memulihkan kondisi mental serta mengembalikan rasa aman setelah menghadapi situasi yang berpotensi traumatis di negara penempatan.

Baca Juga:  HKBP Distrik XX Kepri Gelar Puncak Tahun Transformasi, Diskominfo Batam Tekankan Pentingnya Kerukunan

Wakapolda Kepri: Sinergi Penting untuk Perlindungan Menyeluruh

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas TPPO Kepri, menegaskan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam memastikan upaya perlindungan bagi para PMI terlaksana optimal.

“Pemulangan 302 PMI dari Malaysia merupakan wujud nyata bahwa negara hadir melindungi warganya. Tanggung jawab kita tidak berhenti pada proses pemulangan, tetapi juga memastikan kesehatan, kondisi psikologis, hingga kesiapan sosial mereka untuk kembali ke masyarakat. Perdagangan orang dan eksploitasi tenaga kerja adalah kejahatan yang harus kita lawan dengan kolaborasi nyata,” ujarnya.

Implementasi UU 21/2007 tentang Pemberantasan TPPO

Seluruh rangkaian penanganan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, yang mewajibkan negara memberikan perlindungan, pemulihan, serta reintegrasi sosial bagi korban TPPO maupun PMI yang mengalami persoalan ketenagakerjaan.

Regulasi tersebut juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum dalam mencegah, menangani, dan menindak setiap bentuk eksploitasi.

Penguatan Gugus Tugas TPPO Kepri ke Depan

Gugus Tugas Daerah PP–TPPO Provinsi Kepulauan Riau menyatakan akan terus meningkatkan:

  • koordinasi antara instansi pusat dan daerah,

  • mekanisme pendataan dan pelayanan satu pintu bagi PMI,

  • program pencegahan, rehabilitasi, dan reintegrasi,

  • serta pelibatan TNI–Polri, lembaga sosial, dan masyarakat dalam penanganan korban TPPO.

Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat memperkuat sistem perlindungan PMI sekaligus menekan praktik perdagangan orang di wilayah Kepulauan Riau.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel barelangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang
Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara
Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi
Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam
Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab
Milad ke-79, HMI Tanjungpinang-Bintan Tebar Al-Qur’an untuk Siswa SD hingga SMA
Pembersihan Limbah B3 LCT MGS Terus Berjalan, Tim Ahli Lingkungan Turun ke Batam
Krisis Air Batam: IMM Kepri Tegaskan Deforestasi Ilegal Harus Ditindak, Bukan Sekadar Sholat Minta Hujan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:31 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:49 WIB

Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:10 WIB

Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Berita Terbaru