Amsakar–Li Claudia Tegaskan Penanganan Sampah Harus Terstruktur dan Tidak Boleh Ditunda

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barelangnews.com – BATAM — Pemerintah Kota Batam memperkuat langkah penanganan sampah seiring meningkatnya timbulan sampah yang kini mencapai 1.185,94 ton per hari atau sekitar 432.868 ton per tahun.

Kondisi ini menuntut kebijakan yang lebih cepat dan terintegrasi agar pelayanan kebersihan tetap optimal di tengah pesatnya pertumbuhan kota Batam, Pada Selasa (18/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, muncul sejumlah tantangan utama, seperti keterbatasan armada pengangkut, belum meratanya Tempat Penampungan Sementara (TPS), hingga kapasitas TPA yang terus menurun. Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemko Batam menyiapkan langkah komprehensif mulai dari hulu hingga hilir.

Salah satu kebijakan strategis yang telah dijalankan adalah pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sampah di tiga wilayah teknis, sesuai Peraturan Wali Kota Batam Nomor 99 Tahun 2025. Sistem pengangkutan sampah kini juga dilakukan dalam dua shift:

  • Shift 1: 06.00–18.00 (pengangkutan dari sumber sampah ke TPS)

  • Shift 2: 18.00–06.00 (pemindahan dari TPS ke TPA Punggur yang beroperasi 24 jam)

Saat ini DLH mengoperasikan beragam armada seperti kompaktor, dumptruck, arm roll, pickup, hingga satu unit vacuum sweeper. Meski begitu, sebagian kendaraan berada dalam kondisi tidak layak, sehingga pemerintah menyiapkan penambahan armada pada tahun 2026 serta penguatan sarana secara bertahap.

Di sisi lain, Pemko Batam juga merampungkan kajian pembangunan TPS baru dan incinerator sebagai upaya memperkuat sistem pengolahan sampah agar lebih modern dan efisien.

Untuk menggerakkan partisipasi publik, Pemko Batam menggelar aksi gotong royong massal di seluruh kecamatan, termasuk wilayah hinterland seperti Belakangpadang dan Galang. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel dari unsur masyarakat, komunitas, pramuka, mahasiswa hingga Satgas Kebersihan.

Amsakar–Li Claudia Pimpin Rapat Darurat Penanganan Sampah

Menanggapi kondisi yang dinilai semakin darurat, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Persampahan Tahun 2025 yang digelar di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Senin (17/11/2025) malam.

Baca Juga:  Amsakar- Li Claudia Tinjau Lokasi Ledakan Kapal di Kawasan ASL Sihpyard: SOP Harus Dijalankan, Jangan Sampai Terulang

Rapat tersebut dihadiri Forkopimda Batam, seluruh kepala OPD, BP Batam, camat, dan lurah se-Kota Batam. Fokus pembahasan diarahkan pada penyusunan langkah-langkah terpadu untuk menangani persoalan sampah yang semakin kompleks.

Amsakar menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat lagi dilakukan secara biasa.

“Ini situasi serius. Kita tidak boleh santai melihat kondisi ini. Persoalan sampah harus ditangani secara terintegrasi karena melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam pengawasan lapangan serta penyusunan data dan anggaran yang akurat.

“Semua harus bergerak pada ritme yang sama agar penanganan dari sumber hingga titik akhir berjalan efektif,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra meminta agar setiap keputusan yang diambil dalam rapat segera direalisasikan.

“Besok sudah mulai ditindaklanjuti. Jangan menunda. Kita harus bergerak cepat memastikan penanganan sampah berlangsung efektif di seluruh wilayah,” ujarnya.

Strategi Teknis: UPTD Baru, Tiga TPS, dan Pemanfaatan BTT

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam, Yusfa Hendri, yang juga Ketua Task Force Penanganan Sampah, memaparkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah pembentukan UPTD berbasis tiga wilayah teknis untuk meningkatkan fokus kerja dan efektivitas pengelolaan sampah.

Pemko Batam juga menyiapkan pembangunan tiga TPS baru yang dilengkapi incinerator untuk mengurai penumpukan, terutama di kawasan padat penduduk. Sistem pengangkutan sampah dua shift akan dipertahankan untuk mempercepat perpindahan dari sumber ke TPS.

Pendanaan penanganan darurat akan didukung melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Camat diminta segera memetakan kebutuhan sarana dan menyiapkan lokasi TPS baru yang bisa difungsikan dalam waktu dekat.

“Dengan langkah-langkah ini, kita ingin memastikan penanganan sampah berjalan cepat, terukur, dan efektif,” terang Yusfa.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel barelangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang
Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara
Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi
Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam
Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab
Milad ke-79, HMI Tanjungpinang-Bintan Tebar Al-Qur’an untuk Siswa SD hingga SMA
Pembersihan Limbah B3 LCT MGS Terus Berjalan, Tim Ahli Lingkungan Turun ke Batam
Krisis Air Batam: IMM Kepri Tegaskan Deforestasi Ilegal Harus Ditindak, Bukan Sekadar Sholat Minta Hujan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:31 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:49 WIB

Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:10 WIB

Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Berita Terbaru