Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa pengukuhan ratusan PPPK tersebut bukan hanya sekadar formalitas. Ia meminta seluruh ASN yang baru menerima SK agar menjaga nama baik institusi, bekerja profesional, dan menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
“Selamat kepada rekan-rekan semua. Kalian sekarang menjadi bagian dari Pemko Batam. Jagalah kehormatan instansi dan tunjukkan kinerja terbaik,” ujar Amsakar.
Kebijakan Nasional dan Keterbatasan Fiskal
Amsakar menjelaskan bahwa skema PPPK Paruh Waktu merupakan kebijakan nasional yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Kebijakan ini lahir dari dinamika transisi PPPK dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait pembiayaan nasional yang terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan status pegawai tersebut pada tahun mendatang, dengan catatan harus menyesuaikan kondisi APBD.
“Insya Allah, saya akan perjuangkan agar status ini dapat meningkat tahun depan. Namun semua bergantung pada kekuatan APBD. Jika belum memungkinkan, tentu penyesuaiannya tidak bisa dilakukan segera,” jelasnya.
Disiplin dan Produktivitas Jadi Fokus Utama
Dalam arahannya, Amsakar menegaskan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkup Pemerintah Kota Batam. Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif dan beradaptasi dengan tuntutan birokrasi modern.
“Tidak ada lagi bekerja ala kadarnya atau bekerja sambil lintang-lunggang. Era saat ini menuntut kinerja terbaik,” tegasnya.
Menurutnya, birokrasi masa kini bukan soal tampil di depan, melainkan menghasilkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, tidak ingin melihat aparatur yang hanya mengejar pencitraan.
“Yang saya perlukan adalah kinerja terbaik demi kemajuan Kota Batam yang kita cintai,” tambahnya.
Mendukung Percepatan Pembangunan Batam
Amsakar juga menyampaikan bahwa Batam saat ini sedang berada di jalur percepatan pembangunan. Untuk itu, keberhasilan program pembangunan hanya bisa dicapai jika seluruh aparatur pemerintah memiliki semangat kuat dan memberikan kontribusi optimal.
“Keberhasilan pemerintah membutuhkan SDM yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi mampu menjadi motor penggerak pembangunan kota,” pungkasnya.
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan publik di Kota Batam.
(Red).










