Barelangnews.com – Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan jajaran, turun langsung menemui masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang menyampaikan aspirasi terkait persoalan distribusi air bersih, Kamis (22/1/2025).
Kehadiran pimpinan BP Batam tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam merespons keluhan warga secara terbuka dan dialogis.
Dalam pertemuan itu, Amsakar mendengarkan langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan menyeluruh mengenai langkah-langkah konkret yang tengah dan akan dilakukan untuk menyelesaikan persoalan air bersih di Kota Batam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam aksi penyampaian aspirasi tersebut, masyarakat menyoroti dua tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam serta pemerataan distribusi air agar dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Amsakar menegaskan bahwa BP Batam berpegang pada prinsip keadilan dalam pelayanan air bersih dan tidak pernah melakukan perlakuan berbeda antarwilayah.
“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tegas Amsakar di hadapan warga.
Meski demikian, Amsakar tidak menampik masih adanya sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori stress area distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi fokus utama perhatian BP Batam.
“Wilayah-wilayah ini setiap hari kami tangani dengan langkah cepat. Distribusi air terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai solusi jangka pendek, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Distribusi air bersih melalui tangki akan terus dilakukan hingga kondisi pasokan kembali normal dan stabil.
“Kami akan terus mendorong distribusi air menggunakan tangki, bahkan langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” jelas Amsakar.
Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah menunda penanganan persoalan air bersih. Seluruh jajaran pimpinan, menurutnya, terus bekerja maksimal demi menuntaskan permasalahan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat tersebut.
“Yang terpenting bagi saya dan seluruh jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkasnya.
Di akhir pertemuan, Amsakar mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif serta mendukung langkah-langkah pemerintah agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera terwujud secara menyeluruh,” tutup Amsakar.
(H/A).










