Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Dorong Penguatan Modal Sosial Agar Tekan Kemiskinan

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barelangnews.com – Jakarta – Guru Besar Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja Nugraha, menekankan pentingnya penguatan modal sosial dalam memperlambat laju kemiskinan, khususnya di pedesaan. Ia menilai, jejaring gotong royong dan solidaritas masyarakat merupakan strategi efektif dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, modal sosial mencakup nilai, norma, kepercayaan, serta jaringan hubungan informal yang memungkinkan terjadinya kerja sama antarindividu untuk mencapai tujuan bersama. Konsep ini dinilai relevan dengan semangat Hari Tani ke-65 yang mengapresiasi kontribusi petani terhadap ketahanan pangan nasional.

“Perspektif modal sosial adalah memperkuat kepercayaan, solidaritas, dan institusi lokal seperti kelompok tani sebagai penggerak produksi dan roda ekonomi,” ujar Tjachja Nugraha, Kamis (25/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modal Sosial sebagai Kunci Pengentasan Kemiskinan

Tjachja menegaskan bahwa modal sosial dapat menjadi kunci pengurangan angka kemiskinan di kalangan petani. Ia menyebut praktik gotong royong di berbagai daerah sebagai contoh nyata, seperti Meuseiuraya di Aceh yang terbukti membantu masyarakat bangkit pasca-tsunami 2004.

“Tradisi semacam ini berfungsi sebagai mekanisme adaptasi terhadap bencana maupun kemiskinan struktural. Hal serupa juga ada di Sumatera Barat, Jawa, Bali, NTT, hingga Papua,” jelasnya.

Baca Juga:  1.500 Paket Sembako, Amsakar–Li Claudia Ucapkan Terima Kasih kepada Satgas Kebersihan

Selain itu, modal sosial juga hadir dalam bentuk kelompok tani, koperasi, lumbung desa, serta praktik kerja sama dalam mengolah lahan dan memanen hasil. Namun, ia menyoroti program pembangunan pertanian yang masih cenderung berfokus pada bantuan fisik seperti benih, pupuk, dan infrastruktur tanpa memperkuat kelembagaan sosial petani.

“Tanpa kepercayaan dan kolaborasi antarpetani, bantuan itu kerap tidak berkelanjutan,” tegasnya.

Sejalan dengan Visi Asta Cita Presiden Prabowo

Tjachja menilai penguatan modal sosial sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama pada aspek pembangunan desa dari desa. Menurutnya, program seperti koperasi merah putih serta sekolah rakyat merupakan terobosan cerdas untuk memperkuat ekonomi rakyat dan memutus rantai kemiskinan.

“Sekolah rakyat itu sangat kental dengan penguatan petani melalui bidang pendidikan. Program ini harus kita dukung bersama,” ungkapnya.

Sebagai penutup, ia mendorong pemerintah agar memberi perhatian lebih pada pembangunan kelembagaan lokal, jaringan sosial, dan partisipasi masyarakat desa.

“Pembangunan pedesaan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sebaiknya didorong untuk memperkuat kelembagaan lokal,” pungkasnya.

(SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel barelangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang
Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara
Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi
Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam
Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab
Milad ke-79, HMI Tanjungpinang-Bintan Tebar Al-Qur’an untuk Siswa SD hingga SMA
Pembersihan Limbah B3 LCT MGS Terus Berjalan, Tim Ahli Lingkungan Turun ke Batam
Krisis Air Batam: IMM Kepri Tegaskan Deforestasi Ilegal Harus Ditindak, Bukan Sekadar Sholat Minta Hujan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:31 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:49 WIB

Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:10 WIB

Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Berita Terbaru