Kawasan Sungai Jodoh Batam Semakin Kumuh, Warga Desak Penertiban Gelandangan

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barelangnews.com – BATAM – Keberadaan para gelandangan di kawasan Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, semakin memunculkan keresahan di kalangan warga dan pelaku usaha. Aktivitas mereka yang tidak terkendali menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke kawasan tersebut, Kamis (30/10/2025).

Di kawasan Tanjung Pantun RT 01/RW 02, para pengusaha dan warga mengeluhkan ulah sejumlah gelandangan yang tidur di depan ruko, buang air kecil dan besar sembarangan, serta meninggalkan botol minuman keras berserakan di area pertokoan.

“Setiap pagi kami harus membersihkan kotoran dan sisa botol miras yang mereka tinggalkan. Bau tidak sedap dan pemandangan kumuh ini sangat mengganggu kenyamanan warga serta wisatawan,” ujar salah satu pengusaha yang enggan disebutkan namanya dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mengaku telah melaporkan permasalahan ini kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batammelalui pesan WhatsApp. Namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari pihak terkait.

“Kami sudah laporkan ke Dinsos, tapi belum ada respon. Sementara ulah mereka semakin parah — mabuk, berkelahi di jalan, bahkan ada yang memecahkan kaca mobil warga. Ini sudah keterlaluan,” tambah warga setempat.

Kawasan Usaha Terancam, Citra Sungai Jodoh Menurun

Para pelaku usaha di sekitar lokasi, termasuk pengelola Apotek Yanda Farma hingga Burger King, mengaku turut merasakan dampak negatif dari situasi tersebut. Kondisi kumuh dan tidak aman membuat pelanggan enggan datang ke kawasan Sungai Jodoh.

“Banyak pelanggan dari luar kota dan turis asing mengeluh karena kawasan ini terlihat kotor dan tidak aman. Kalau tidak segera ditangani, kami bisa kehilangan banyak pengunjung,” ujar salah satu pengusaha lokal.

Mereka khawatir jika situasi ini dibiarkan, roda ekonomi di kawasan Sungai Jodoh akan terus menurun. Kawasan yang dulunya ramai kini perlahan mulai sepi karena hilangnya rasa aman dan nyaman.

Baca Juga:  Dishub Batam Sosialisasikan Jalur Kiri untuk Motor, Wujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas

Warga Desak Dinsos dan Satpol PP Segera Bertindak

Melihat situasi yang semakin memprihatinkan, warga meminta Dinas Sosial Kota Batam bersama Satpol PP segera turun tangan melakukan penertiban dan pembinaan. Penanganan diharapkan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga disertai solusi jangka panjang.

“Kami ingin para gelandangan ditertibkan, tapi juga dibina agar tidak kembali ke jalan. Pemerintah harus tegas dan serius agar kawasan ini tidak semakin kumuh,” kata salah satu warga.

(Red).

Sumber: Cardovanews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel barelangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang
Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara
Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi
Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam
Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab
Milad ke-79, HMI Tanjungpinang-Bintan Tebar Al-Qur’an untuk Siswa SD hingga SMA
Pembersihan Limbah B3 LCT MGS Terus Berjalan, Tim Ahli Lingkungan Turun ke Batam
Krisis Air Batam: IMM Kepri Tegaskan Deforestasi Ilegal Harus Ditindak, Bukan Sekadar Sholat Minta Hujan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

Langkah Cepat Hanafi di Batam: 200 KTA Demokrat Dibagikan, Sembako Ramadan Disalurkan di Pulau Abang

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cinde Palembang, Terdakwa Titipkan Rp750 Juta untuk Pengembalian Kerugian Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:31 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Gratifikasi Rp1,6 Miliar Proyek Irigasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:49 WIB

Resmi Jadi Kader Demokrat, M. Tongam Hanafi Sihite Sambut Langsung AHY dan Iftitah di Batam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:10 WIB

Insiden LCT MGS di Sekupang, Perusahaan Pastikan Kooperatif dan Siap Bertanggung Jawab

Berita Terbaru